Selasa, 11 September 2012

PEMUKA AGAMA, KARISMA DAN PELAYANANNYA


PENDIDIKAN RELIGIOSITAS
SMA XAVDA JAMBI
KELAS XI

BAB II
PEMUKA AGAMA, KARISMA DAN PELAYANANNYA
A. Kompetensi Dasar
Memahami bahwa pemuka agama diberi karisma dan dipanggil untuk melayani
B. Indikator Pencapaian Hasil Belajar
1. Menjelaskan pengertian pemuka agama
2. Menjelaskan tentang karisma pemuka agama sebagai anugerah dari Tuhan
3. Menjelaskan tentang lembaga yang menyatukan para pemuka agama
4. Memberi contoh-contoh pelayanan dan tugas pemuka agama
5. Menjelaskan syarat-syarat menjadi pemuka agama
6. Mewawancarai pemuka agama dan membuat laporan wawancara dengan pemuka agama.
C. Landasan Pemikiran

     Agama merupakan lembaga yang menawarkan kebahagiaan dan keselamatan melalui pengajaran dan pelaksanaan ajaran-ajaran yang disampaikan oleh para peletak dasar agama, dimana ajaran tersebut kemudian dituliskan dalam Kitab Suci masing-masing. Agama sebagai sebuah lembaga tentu menuntut adanya suatu susunan hierarki atau kepengurusan yang mendampingi dan melayani jemaat dalam usahanya mencapai kebahagiaan dan keselamatan. Para pengurus atau pimpinan jemaat dalam agama inilah yang kemudian disebut sebagai pemuka agama. Jadi pemuka agama adalah orang yang karena kualitas pribadinya dipercaya dan diberi tugas khusus untuk memimpin umat beragama.
     Setiap agama memiliki sebutan yang khas untuk pemuka agamanya. Dalam agama Islam, yang disebut pemuka agama misalnya: kyai, imam, dai, ustad, dan ustadzah; dalam agama Kristen, yang disebut pemuka agama misalnya: pendeta, penatua, majelis gereja, biblepro; dalam agama Katolik, yang disebut pemuka agama misalnya: Uskup, imam atau pastor atau romo, diakon, katekis; dalam agama Hindu, yang disebut pemuka agama misalnya: pedanda, pemangku, sulinggih; dalam agama Buddha, yang disebut pemuka agama misalnya: Bikhu, Bikhuni, samanera, upasika, upasaka; dan pemuka agama dalam agama Khonghucu misalnya: Haksu, Bunsu, kausing, dan Tiangloo. Adapun para pemuka agama tersebut dalam agamanya masing-masing memiliki suatu lembaga yang menyatukan dan memberi garis besar dalam pengajarannya. Adapun lembaga-lembaga tersebut adalah:
     MUI             : Majelis Ulama Indonesia
     PGI              : Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia
     KWI             : Konferensi Wali Gereja Indonesia
     PHDI           : Parisadha Hindu Dharma Indonesia
     WALUBI       : Wali Umat Buddha Indonesia
     MATAKIN     : Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia
Para pemuka agama memiliki tugas dan peran yang khas yaitu: 1. Menjadi panutan atau memberi teladan bagi umatnya, khususnya di tengah situasi bangsa Indonesia yang sedang mengalami intoleransi dalam pluralisme. 2. Menyejahterakan umat Tuhan, 3. Mendampingi umat dalam persatuan dengan Tuhan, dan memimpin ibadat, mengajar, mempersatukan, serta mendampingi dalam perwujudan iman.
Sebagai seorang pemuka agama tentu ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, antara lain: memiliki kualitas pribadi yang baik, memiliki karisma, yaitu bakat dan kemampuan luar biasa dalam kepemimpinan. Karisma ini adalah anugerah dari Tuhan. Memahami tentang ajaran agama, memiliki kehidupan pribadi dan sosial yang baik, dan dipercaya oleh umat atau diberi mandat oleh umat.
Selain syarat-syarat umum diatas, menjadi pemuka agama juga dituntut untuk mampu memenuhi syarat khusus yang ditentukan dalam masing-masing agama. Dan yang terpenting, mereka harus menyadari bahwa menjadi pemuka agama merupakan panggilan dari Tuhan untuk melayani umatNya. Maka menjadi pemuka agama bukanlah untuk mencari prestise atau kedudukan dan kehormatan melainkan pertama-tama untuk melayani.
Karena menjadi pemuka agama merupakan panggilan dan pilihan dari Tuhan, maka kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan hendaknya menghormati dan menghargai keberadaan pemuka agama dari agama manapun dan berusaha untuk memberi dukungan terhadap tugas dan pelayanan pemuka agama.


D. Uraian Materi Pokok
1. Pemuka agama
2. Kharisma pemuka agama merupakan anugerah Tuhan
3. Bentuk-bentuk pelayanan pemuka agama
4. Syarat-syarat menjadi pemuka agama
E. Film
menonton film SOEGIJA
F. Pendalaman dan Refleksi
Jawablah petanyaan–pertanyaan di bawah ini!
1. Siapa Soegijopranoto itu?
2. Apa saja bentuk pelayanan dan perjuangan Soegijo?
3. Apa yang menarik dari tokoh Soegijo?
G. Pengembangan Religiositas
Berikut ini disajikan beberapa pandangan dari berbagai agama dan kepercayaan tentang pemuka agama, karisma dan pelayanannya. Anda juga dapat membaca sumber – sumber lain yang sesuai dengan tema untuk memperluas wawasan dan pengetahuan Anda.

     Agama Buddha
Dharma Duta atau juru penerang agama buddha adalah orang-orang yang dapat bertindak sebagai Bhikku, Samanera, Pandita, dan Upasika-Upasaka. Dharma Duta bertindak menjadi penunjuk jalan yang baik terhadap umatnya
     Agama Kristen
menjadi pemimpin dalam agama kristen berarti menjadi pelayan. Dalam perjalanan sejarah gereja ada beberapa sistem pemerintahan gerejawi, yaitu:
1.     Sistem papal: gereja dipimpin oleh paus untuk gereja katolik roma dan batrik untuk gereja ortodok timur.
2.     Sistem caesaro papal: gereja dipimpin oleh kaisar, raja, atau ratu. Misalnya ada dalam gereja Anglikan di Inggris.
3.     Sistem Episkopal atau Sinodal: gereja dipimpin oleh seorang pendeta sebagai pimpinan sinode, misalnya dalam gereja Lutheran, HKBP.
4.     Sistem Colegial atau Conggregasial: gereja dipimpin oleh rapat anggota gereja, misalnya dalam gereja pantekosta, dan Babtis
5.     Sistem Presbiterial: gereja dipimpin oleh majelis yang menggambarkan sebagai imam, nabi, dan raja.

     Agama Islam
Pemuka agama merupakan kelanjutan dari pengambil alihan tugas Nabi Muhammad sebagai imam, nabi dan pemimpin pemerintahan. Sebagai imam tugas ini dilakukan oleh seseorang yang memimpin dalam sholat berjamaah. Nama lain untuk imam adalah amir. Sebagai nabi, Nabi Muhammad tidak tergantikan karena Nabi Muhammad merupakan nabi yang terakhir, dan sebagai pemimpin pemerintahan, tugas itu diberikan kepada khalifah.
     Agama Hindu
Pemuka dalam agama Hindu dilaksanakan oleh pedanda yaitu imam untuk golongan Brahmana, Pemangku yaitu imam yang diambil selain dari kasta Brahmana, dan Sengguhu adalah imam untuk kasta rendah.
     Agama Katolik
Melalui Baptisan seseorang menerima imamat umum, yaitu sebagai imam, nabi, dan raja. Selain adanya imamat umum, juga ada yang secara khusus menerima imamat khusus, yaitu Uskup, imam atau pastor atau romo, dan diakon. Mereka semua adalah para rohaniwan yang hidupnya selibat atau tidak menikah. Sedangkan dari kaum awam, tugas pengajaran diemban oleh katekis.
     Agama Khonghucu
Dalam agama Khonghucu yang disebut sebagai pemuka agama adalah Haksu (pemimpin badat),  Bunsu (guru agama), Kausing (Penebar agama), dan Tiangloo (sesepuh). Para pemuka agama tersebut memiliki tugas masing-masing yang saling mendukung dan terkait.
H. Evaluasi
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
1. Sebutkan pengertian Pemuka Agama!
2. Sebutkan pemuka agama dan lembaga yang menyatukan mereka!
3. Jelaskan tugas dan peran pemuka agama!
4. Jelaskan syarat-syarat menjadi pemuka agama dalam agamamu masing-masing!

2 komentar:

  1. Cari-cari jawaban untuk PR si kecil...eh ketemu disini ...terima kasih admin.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama..
      maaf jika kurang lengkap infonya

      Hapus