Senin, 12 November 2012

iman dan perdamaian


PENDIDIKAN RELIGIOSITAS
SMA XAVDA JAMBI
KELAS XI
IMAN DAN PERDAMAIAN
KOMPETENSI DASAR
  MEMAHAMI BAHWA USAHA PERDAMAIAN MERUPAKAN PERWUJUDAN IMAN.
INDIKATOR
  MENDESKRIPSIKAN FAKTA-FAKTA PERMUSUHAN DAN PERANG YANG SERING KALI TERJADI.
  MENJELASKAN BAHWA PERDAMAIAN DIRINDUKAN SEMUA ORANG.
  MENGIDENTIFIKASI PERJUANGAN ORANG BERIMAN DALAM MEWUJUDKAN PERDAMAIAN.
  MENGIDENTIFIKASI USAHA-USAHA YANG TELAH DILAKUKAN UNTUK MEWUJUDKAN PERDAMAIAN.
  MENYEBUTKAN TEKS KITAB SUCI YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERDAMAIAN
PEMIKIRAN DASAR
Kehidupanberagama yang ada di Indonesia seringkalitidaksesuaidengan yang diharapkandalamajaranagamanyamasing-masing.Kesalahpahamandansemangatkomunialismeataumemutlakkankebenarandalamagamanyasendirimasihsajaada, sehinggatimbullahkonflik yang bernuansa agama, misalnya yang terjadi di Ambon beberapawaktu yang lalu.
Sikapekslusifatautertutupmenjadipemicusemakinbesarnyakonflik yang terjadi.Dengansolidaritas yang semudanfanatismesempit, akhirnyamerekamaumemusuhi yang berbedadengandirinya.Hal inipunjugakadangmerasukdalamkehidupanpolitikdansosial.
Sikap yang diharapkandariumatberagamaadalahsikapinklusifyaitusikapterbukaterhadapsiapapun yang berbedadengandirinyauntukmasukdalamkelompoknyaatauterbukauntukbekerjasamadengansiapapun. Dengandemikianumatberagamadapathiduprukunberdampingansatudengan yang lain.
Sebenarnyaimanberfungsiuntukmembangun orang menjadisemakinberkualitashidupnya, sehinggadapatmenciptakankerukunandankedamaiandalamhidupbersama orang lain. Apabila orang berimantidakmengusahakankerukunandankedamaian, sebenarnya dia mengingkari imannya sendiri.
Mengusahakan kerukunan dan perdamaian, hidup tanpa permusuhan dan tanpa kekerasan merupakan hal yang hakiki dalam penghayatan iman, karena semua agama mengajarkan bahwa hal itulah yang dikehendaki Tuhan. Akhirnya semua orang merasa dihargai, dihormati, diterima, dan memiliki martabat yang sama dihadapan Tuhan.

PANDANGAN AGAMA
AGAMA HINDU
Pengakuan atas adanya keanekaragaman merupakan inti pandangan Weda yang universal. Yang tertuang dalam Yajurweda adalah kedamaian di segala tempat.
AGAMA BUDDHA
Sidharta Gautama mengajarkan tentang etika sosial sebagai dasar kehidupan bersama. Dengan dasar tersebut, mereka didorong untuk mengembangkan tenggang rasa dan hidup rukun berdampingan.
AGAMA KATOLIK
Semua umat manusia adalah anak Allah Bapa. Allah Bapa berbuat baik kepada siapapun sebab semua adalah anak-anakNya.
AGAMA KHONGHUCU
Seorang kuncu akan dapat menjaga keharmonisan dalam hidup di dunia. Kuncu adalah seseorang yang memiliki moralitas mendekati nabi.
AGAMA ISLAM
Nabi Muhammad menginginkan adanya ukhuwah islamiyah, yaitu persaudaraan umat muslim. Agar dapat hidup rukun, umat muslim selalu diajak untuk mengadakan islah, yaitu berdamai kembali dengan siapapun.
AGAMA KRISTEN
Dalam khotbah di bukit, Yesus mengajarkan bahwa anak-anak Allah berkewajiban membawa damai (Matius 5:9).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar