Rabu, 15 Mei 2013

MENGHAYATI KEHADIRAN TUHAN DALAM BEKERJA


KOMPETENSI DASAR
Menghayati kehadiranTuhan dalam bekerja.
INDIKATOR + TUJUAN
1.       Siswa mampu mendeskripsikan makna dan nilai kerja
2.       Siswa mampu menjelaskan hubungan antara iman dan bekerja
3.       Siswa mampu menjelaskan perlunya kerjasama dalam bekerja
4.       Siswa mampu menjelaskan kehadiran Tuhan dalam bekerja
PEMBAHASAN
Allah menciptakan dunia dan seisinya untuk diserahkan kepada manusia. Allah menjadikan semua itu untuk menunjang kehidupan manusia.
Ada tiga karya agung Allah yang masih terjadi sampai saat ini, yaitu : mencipta, memelihara / memanfaatkan, dan menyelamatkan. Semua karya tersebut melibatkan manusia dalam prosesnya.
Allah memberikan dunia dan seisinya kepada manusia supaya manusia mampu mengubah predikat obyek bendawi menjadi manusiawi, artinya segala sesuatu dapat dipergunakan untuk menjamin kehidupan manusia.
Dengan bekerja, orang hendaknya menyadari bahwa dia dipergunakan oleh Allah untuk menjadi sarana penyelamatanNya. Dengan demikian, dalam proses bekerja, manusia menjadi teman sekerja Allah. Maka dalam proses kerja diperlukan adanya kemampuan untuk bekerja sama, baik bekerja sama dengan Allah secara langsung maupun bekerja sama dengan sesamanya sebagai bentuk nyata kehadiran Allah (imanen).
Bekerja merupakan panggilan Allah kepada manusia, maka ada dua perspektif kerja, yaitu: pertama, kerja menghasilkan uang, kenikmatan, dan kekuasaan; kedua, kerja memupuk kejujuran, kesadaran akan kewajiban, dan cinta kepada sesama. Sehingga kerja akan dipahami sebagai panggilan Allah untuk mengelola dunia dan melayani kebutuhan orang lain.
Dalam bekerja, manusia diberi akal dan pikiran untuk mendukung proses kerja, serta diberi kebebasan untuk menjadikan yang terbaik, karena manusia bisa berkreasi dan berinovasi.
Dalam proses kerja terdapat makna atau nilai kerja, yaitu:
Pertama, nilai ekonomis artinya dengan bekerja, seseorang berhak untuk mendapatkan upah sebagai sarana pemenuhan kebutuhan hidup.
Kedua, nilai sosiologis artinya dengan bekerja, seseorang menjalin relasi dengan orang lain dan memenuhi kebutuhan orang lain.
Ketiga, nilai antropologis, artinya dengan bekerja, seseorang menjadi lebih berkembang dan ahli dalam bidang kerjanya.
Keempat, nilai religius, artinya dengan bekerja, seseorang terlibat dalam karya Allah di dunia ini.

PANDANGAN AGAMA
AGAMA KRISTEN
·         Allah menempatkan manusia di bumi untuk mengusahakan dan memelihara eden.
·         Kerja bagi seseorang berarti menjadi pelayan – Allah yang melayani manusia.
·         Kerja untuk kemuliaan Allah dan penyelamatan manusia.
·         Manusia nanti harus mempertanggungjawabkan kerjanya di hadapan Allah.
AGAMA KATOLIK
·         Allah menyuruh manusia untuk bekerja
·         Allah memanggil manusia sebagai kawan sekerja Allah.
·         Dengan bekerja, manusia memuliakan Allah dengan apa yang ada dalam dirinya.
·         Dengan bekerja manusia mendekatkan diri dengan Allah, sebagai bentuk pengabdian kepada Allah.
AGAMA ISLAM
·         Manusia menjadi khalifah atau pengganti / wakil Allah di bumi.
·         Bekerja untuk mencari rejeki / fitrah untuk mencukupi kebutuhan hidup.
·         Kerja merupakan ibadah yang mendatangkan pahala jika dilakukan dengan benar.
AGAMA BUDDHA
·         Bekerja merupakan salah satu jalan dari sepuluh jalan perbuatan baik (purnakirya), yaitu melakukan perbuatan, ucapan, dan mata pencaharian yang benar.
AGAMA HINDU
·         Karma Yoga – menghubungkan diri dengan ALLAH melalui bekerja.
·         Bekerja hukumnya wajib bagi manusia yang hidup di bumi.
AGAMA KHONGHUCU
·         Bekerja merupakan bentuk pelaksanaan penuh takwa jalan suci (Shun dao).
·         Dengan bekerja, seseorang menghayati bahwa dia sedang berada di jalan yang baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar