Senin, 06 Oktober 2014

MAU APA DENGAN KATOLISITAS?

Pemahaman tentang katolisitas memang masih kurang di kalangan umat katolik. Sebenarnya dimanakah letak permasalahannya? Bukankah sebelum dibaptis (khususnya dewasa) sudah belajar melalui proses katekumenat selama kira-kira satu tahun? Bukankah sebelum menerima komuni pertama (bagi baptisan bayi) mereka sudah mengikuti pelajaran persiapan komuni selama kira-kira tiga bulan? Bukankah sebelum menerima sakramen krisma mereka juga sudah mengikuti pelajaran setidaknya empat belas kali pertemuan?
Ada apakah dibalik pemahaman yang kurang tentang katolisitas di kalangan umat katolik?
Proses beriman dalam agama katolik terjadi dalam dua hal, yaitu: Perayaan dan Pengajaran (Katekese), namun yang sering kali ditekankan hanya Perayaan semata. sehingga ketika orang katolik mengikuti Perayaan Ekaristi (misalnya) sudah dianggap cukup. Bagaimanakah memasukkan pengajaran dalam proses beriman?
mungkin seorang Imam ketika berkhotbah dalam perayaan ekaristi perlu memasukkan materi katekese, setidaknya lima menit dalam khotbah seorang imam perlu memberi materi katolisitas, dimulai dari hal-hal yang sederhana, misalnya tentang tanda salib, sikap dalam berdoa, hierarki gereja, dll.
atau adakah usulan atau saran dari para pemerhati iman umat katolik?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar